sesekali ingin kembali mengisi blog ini. seperti kata orang ber-go_Blog ria memang mangasyikkan. nemu dokumen word yang dulu pernah di publish di FB. biar nggenepin 100 post blog ini, ya bolehlah. ini semua tentang pemuda.
Tidak ada bahasan yang lebih menarik –mungkin- selain
membahas tentang kepemudaan seseorang, sekarang. Di masa krisis yang tengah melanda berbagai
sendi kehidupan bangsa seperti sekarang ini, kita memerlukan seorang pemuda.
Jiwanya yang senantiasa bergelora, semangatnya yang senantiasa berapi-api,
pemikirannya yang senantiasa memberikan solusi, bersinergi dalam satu raga yang
memang ditiupkan kekuatan lebih dari yang lainnya untuk mengemban amanah-amanah
yang besar.
Kalau kita bicara tentang pemuda saat ini, bukan mereka yang
hanya menggebu-gebu saja dalam beretorika, tapi mereka juga yang santun dalam
beretika. Bukan mereka yang suka membual dalam berbicara, tapi mereka yang
berani mengambil resiko dalam mengaplikasi kata-kata. Mereka yang senantiasa
kuat berpijak dengan kebenaran ideologi yang diusung, berpikir bijak dalam
kehidupan masyarakat yang pragmatis, hidup bertindak untuk menyelesaikan
permasalahan-permasalahan kekinian ,baik permasalahan internal maupun external
diri mereka.
Mereka selalu menyeru untuk bekerja dalam
berbagai kegiatan dan aktivitas yang positif, syiar mereka sebagai seorang
reformis adalah perbaikan, slogan mereka sebagai seorang aktifis adalah
kontribusi kebaikan sebanyak-banyaknya, prinsip mereka sebagai generasi harapan
adalah semangat kebermanfaatan, bekal mereka sebagai seorang yang tegar adalah
sabar dalam menghadapi berbagai ujian dan ciri khas mereka di dalam hati yang
senantiasa bergelora adalah kerendahan hati. Karena mereka yakin, perubahan ada
di tangan mereka.
Pemuda selalu menjadi yang terdepan. Selalu mejadi teladan di
berbagai keadaan. Tidak ada waktu sedikitpun yang terlewatkan, kecuali mereka
telah melakukan hal yang terbaik di dalamnya. Sesosok jiwa yang senantiasa
tenang bak air mengalir, namun ketika ada kebaikan, gemuruhnya lebih dari
gemuruh tiupan angin topan yang menderu. Kewibawaan terpancar dari
kerendah-hatian yang mendalam, namun ketika masalah berdatangan, keperkasaannya
lebih dari keangkuhan gunung yang menjulang. Mereka sadar hidup mereka dalam
keterbatasan, namun mereka lebih sadar, potensi dan bakat mereka terlalu banyak
untuk dipendam.
-“Mereka adalah anak-anak muda yang telah beriman kepada
Tuhan mereka, lalu Kami tambahkan petunjuk kepada mereka.” (Al-Kahfi : 13).
-Rasulullah Saw
bersabda, “Saya wasiatkan para pemuda kepadamu dengan baik, sebab mereka
berhati halus. Ketika Allah mengutus diriku untuk menyampaikan agama yang
bijaksana ini, maka kaum mudalah yang pertama-tama menyambut saya, sedang kaum tua
menentangnya.”
Tetapi sesungguhnya yang terpenting diantara itu semua
adalah peran vital seorang pemuda sebagai seorang agent of change, arsitek
peradaban, pemegang kunci kebangkitan bangsa.
Cerminan masa depan sebuah bangsa adalah seberapa besar
kualitas para pemudanya sebagai generasi
penerus. Akan mudah terbaca tingkat kemajuan sebuah bangsa jika kita
melihat kualitas pemuda dari bangsa tersebut. Maka wajarlah jika kemudian kita
menyebutkan bahwa salah satu solusi terpenting dalam pengentasan sebuah bangsa
dari keterpurukan adalah memperhatikan, mengarahkan, dan mendidik para
pemudanya. Karena pemuda merupakan poros perubahan besar bangsa, peran mereka
sebagai agent of change, iron stock, dan moral force pada perubahan tersebut sangatlah vital.
Baik, sekaranglah saatnya pemuda menunjukkan aksinya di
kancah kepemimpinan. Melanjutkan estafeta membangun sebuah peradaban yang
madani. Menata ulang tatanan wajah bangsa yang mulai terkoyak tak karuan.
Tampil menampilkan sesuatu yang tak bisa dilakukan oleh siapapun juga kecuali
hanya seorang pemuda.
Seperti statement seorang pembaharu asal Mesir, Hasan
Al-Banna, “ Oleh karena itu, sejak dulu
hingga sekarang pemuda merupakan Pilar kebangkitan. Dalam setiap kebangkitan, pemuda
adalah rahasia kekuatannya. Dalam setiap pemikiran, pemuda adalah pengibar
panji-panjinya “.
Sejarah telah jelas mencatat banyak dari para pemuda yang
menorehkan tinta emas pada lembaran perubahan. Napak tilasnya tak akan hilang
ditelan zaman. Terukir abadi untuk sebuah perubahan, pemuda.
Jadi, apa yang akan kamu lakukan sekarang sebagai seorang
pemuda? Kontribusi nyata apa yang sudah kamu berikan? Sudah kamu persembahkan
apa saja untuk agamamu, negerimu, bangsamu, keluargamu, atau bahkan selama ini
hanya untuk dirimu sendiri?
Who inspiring me
Bersama mari kita
rapatkan barisan, luruskan shaf, senantiasa aktif dan produktif menuju
kesuksesan dunia & akherat
12/12/2011.Telaga
Al-kautsar Ar-Rayyan
