18 June 2012

ini semua tentangmu, dari lubuk hatiku


sesekali ingin kembali mengisi blog ini. seperti kata orang ber-go_Blog ria memang mangasyikkan. nemu dokumen word yang dulu pernah di publish di FB. biar nggenepin 100 post blog ini, ya bolehlah. ini semua tentang pemuda.

Tidak ada bahasan yang lebih menarik –mungkin- selain membahas tentang kepemudaan seseorang, sekarang.  Di masa krisis yang tengah melanda berbagai sendi kehidupan bangsa seperti sekarang ini, kita memerlukan seorang pemuda. Jiwanya yang senantiasa bergelora, semangatnya yang senantiasa berapi-api, pemikirannya yang senantiasa memberikan solusi, bersinergi dalam satu raga yang memang ditiupkan kekuatan lebih dari yang lainnya untuk mengemban amanah-amanah yang besar.
Kalau kita bicara tentang pemuda saat ini, bukan mereka yang hanya menggebu-gebu saja dalam beretorika, tapi mereka juga yang santun dalam beretika. Bukan mereka yang suka membual dalam berbicara, tapi mereka yang berani mengambil resiko dalam mengaplikasi kata-kata. Mereka yang senantiasa kuat berpijak dengan kebenaran ideologi yang diusung, berpikir bijak dalam kehidupan masyarakat yang pragmatis, hidup bertindak untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan kekinian ,baik permasalahan internal maupun external diri mereka.
Mereka selalu menyeru untuk bekerja dalam berbagai kegiatan dan aktivitas yang positif, syiar mereka sebagai seorang reformis adalah perbaikan, slogan mereka sebagai seorang aktifis adalah kontribusi kebaikan sebanyak-banyaknya, prinsip mereka sebagai generasi harapan adalah semangat kebermanfaatan, bekal mereka sebagai seorang yang tegar adalah sabar dalam menghadapi berbagai ujian dan ciri khas mereka di dalam hati yang senantiasa bergelora adalah kerendahan hati. Karena mereka yakin, perubahan ada di tangan mereka.
Pemuda selalu menjadi yang terdepan. Selalu mejadi teladan di berbagai keadaan. Tidak ada waktu sedikitpun yang terlewatkan, kecuali mereka telah melakukan hal yang terbaik di dalamnya. Sesosok jiwa yang senantiasa tenang bak air mengalir, namun ketika ada kebaikan, gemuruhnya lebih dari gemuruh tiupan angin topan yang menderu. Kewibawaan terpancar dari kerendah-hatian yang mendalam, namun ketika masalah berdatangan, keperkasaannya lebih dari keangkuhan gunung yang menjulang. Mereka sadar hidup mereka dalam keterbatasan, namun mereka lebih sadar, potensi dan bakat mereka terlalu banyak untuk dipendam.

-“Mereka adalah anak-anak muda yang telah beriman kepada Tuhan mereka, lalu Kami tambahkan petunjuk kepada mereka.” (Al-Kahfi : 13).
-Rasulullah Saw bersabda, “Saya wasiatkan para pemuda kepadamu dengan baik, sebab mereka berhati halus. Ketika Allah mengutus diriku untuk menyampaikan agama yang bijaksana ini, maka kaum mudalah yang pertama-tama menyambut saya, sedang kaum tua menentangnya.”
Tetapi sesungguhnya yang terpenting diantara itu semua adalah peran vital seorang pemuda sebagai seorang agent of change, arsitek peradaban, pemegang kunci kebangkitan bangsa.
Cerminan masa depan sebuah bangsa adalah seberapa besar kualitas para pemudanya sebagai generasi  penerus. Akan mudah terbaca tingkat kemajuan sebuah bangsa jika kita melihat kualitas pemuda dari bangsa tersebut. Maka wajarlah jika kemudian kita menyebutkan bahwa salah satu solusi terpenting dalam pengentasan sebuah bangsa dari keterpurukan adalah memperhatikan, mengarahkan, dan mendidik para pemudanya. Karena pemuda merupakan poros perubahan besar bangsa, peran mereka sebagai agent of change, iron stock, dan moral force pada perubahan tersebut sangatlah vital.
Baik, sekaranglah saatnya pemuda menunjukkan aksinya di kancah kepemimpinan. Melanjutkan estafeta membangun sebuah peradaban yang madani. Menata ulang tatanan wajah bangsa yang mulai terkoyak tak karuan. Tampil menampilkan sesuatu yang tak bisa dilakukan oleh siapapun juga kecuali hanya seorang pemuda.
Seperti statement seorang pembaharu asal Mesir, Hasan Al-Banna, “ Oleh karena itu, sejak dulu hingga sekarang pemuda merupakan Pilar kebangkitan. Dalam setiap kebangkitan, pemuda adalah rahasia kekuatannya. Dalam setiap pemikiran, pemuda adalah pengibar panji-panjinya “.
Sejarah telah jelas mencatat banyak dari para pemuda yang menorehkan tinta emas pada lembaran perubahan. Napak tilasnya tak akan hilang ditelan zaman. Terukir abadi untuk sebuah perubahan, pemuda.
Jadi, apa yang akan kamu lakukan sekarang sebagai seorang pemuda? Kontribusi nyata apa yang sudah kamu berikan? Sudah kamu persembahkan apa saja untuk agamamu, negerimu, bangsamu, keluargamu, atau bahkan selama ini hanya untuk dirimu sendiri?

For my lovely teachers: magangers BEM FMIPA UNS 2011
Who inspiring me
Bersama mari kita rapatkan barisan, luruskan shaf, senantiasa aktif dan produktif menuju kesuksesan dunia & akherat
12/12/2011.Telaga Al-kautsar Ar-Rayyan