mungkin sejenak gue akan kembali merenungkan hal yang mungkin dijadikan hal yang sudah menjadi kebiasaan semua orang, atau bahkan manjadi bukti seseorang bahwa dia masih hidup atau tidak. bukan hanya saja orang normal, orang cacat-pun mengalami hal demikian. dan dari kata gerak inilah muncul istilah motivasi ('movere' yang berarti bergerak -latin,) pertanyaan unik ini semoga bisa jadi motivasi buat elu2 semua yang bergerak.
MENGAPA ORANG BERGERAK???
- Merubah Keterbelakangan Menjadi Kemajuan.
sudah menjadi 'trademark'nya orang kalo jalan itu maju, ngga yakin gue kalo seandenya mbahmu kalo jalan mundur. bahkan rata-rata binatang yang boddoh aja kalo jalan maju -mungkin ada sebagian yang kagak. itulah jiwa, yang bergerak, yang senantiasa ngga mati, ia merupakan letupan bagi kehidupan apabila dilandasi dengan keimanan akan menjadi sebuah bomb yang mantabh. selalu menatap masa depan dengan indah, yakin, optimis ia selalu bisa maju. karena essensi sebuah gerak adalah beraktifitas dari tempat semula. dan apabila ada keimanan di hatinya, ia akan menggerakkan seluruh elemen jiwanya menuju kebaikan, yang tentunya akan membawanya kepada kesuksesan dan kebahagiaan dunia akhirat. boy, sadarlah!
- Merubah Kesengsaraan menjadi Kemakmuran
manusia bergerak ingin mendapatkan kemakmuran dirinya baik itu berupa kebaikan ataupun keburukan. mencari hal yang menjadikannya makmur secara prespektif dirinya. tetapi terkadang manusia memakmurkan dirinya tanpa mempedulikan keadaan sosial di sekitarnya. itulah sebenarnya hal yang tidak bertanggung jawab dari sisi negatif manusia. dan orang yang sukses adalah orang yang mampu menekan nilai-nilai negatif dan mendorong potensi-potensi positifnya. sesosok muslim sejati akan senantiasa menjadikan suasana hidupnya enak, merasa cukup dan menerima apa adanya -qona'ah, dan itu akan menjadikannya selalu merasa makmur dengan apa yang ada -kayak punk street(hehehehehe) .
- Merubah Realitas Menjadi Harapan
Semua manusia pada asalnya adalah sama, tidak berbeda. mungkin, seseorang akan menyesali keadaan ketika ia berada pada hal yang tidak ia inginkan dan terlebih lagi ketika hal itu adalah sebuah takdir yang sudah ia bawa dari lahir. sebagai contoh miskin -dan ini relatif kebanyakan orang, tidak sedikit orang yang sukses berasal dari kalangan kaum papa. itu disebabkan bergeraknya jiwa mereka, mau dan mampu mengubah pandangan orang terhadap dirinya ataupun pandangan dirinya terhadap lingkungan. dia tidak memandang realitasnya sebagai orang miskin tetapi lebih memikirkan masa depannya. dia mempunyai presepsi bahwa semua manusia adalah sama dan berhak untuk mengharapkan sesuatu yang sama juga tentunya.
- Merubah Masalah Menjadi Peluang
gue jadi teringat sama kata si mbah w.churchill, dia berkata: "orang pesimis adalah orang yang melihat kesulitan disetiap kesempatan, orang yang sukses adalah orang yang melihat kesempatan disetiap kesulitan". mungkin itu adalah perbedaan seseorang yang mampu bergerak untuk perbaikan ditengah kesulitan dengan orang yang tidak mau bergerak karena seribu alasan padahal ada peluang. bukanlah suatu yang tabu apabila manusia dapat sukses apabila ia diberi masalah yang berupa kejelekan, mungkin ia akan senantiasa beribadah, beribadah, dan beribadah. tetapi tidak sedikit pula manusia yang gagal ketika ia telah diberi masalah berupa kebaikan, ia akan senantiasa lalai kepada tuhannya. sepatutnya seorang muslim sejati mempunyai rasa untuk selalu mensyukuri 'masalah' yang diberi untuk dijadikan sebagai peluang untuk masuk syurga.
- Merubah Impian Menjadi Kenyataan
mempunyai impian itu gratis, mudah, gampang. tetapi seseorang mudah tersandung dan terjatuh ketika dia ingin merealisasikannya. hanya orang-orang yang mempunyai niat yang besar dan mempunyai ke-konsistensi-an yang tinggi didalam mengerjakannyalah yang bisa sampai kepada apa yang mimpikan, visikan, cita-citakan. meskipun dia tersandung dan terjatuh, tetapi ia akan selalu bangun dan bergerak kembali. berbeda dengan orang yang terjatuh dan tidak ingin bergerak, terdiam, atau bahkan menyalahkan kejatuhannya. ia tidak akan sampai pada apa yang telah ia mimpikan, ia akan selalu mempermasalahkan jatuhnya dia dan akan bakalan dibuat pusing sama itu bukan lagi sama mimpinya. bahkan bisa jadi orang-orang ahli stres yang mentoknya jadi stroke
- Mewujudkan Doa Menjadi Wujud Nyata
bekerja tanpa doa adalah suatu kesombongan, begitu juga doa tanpa disertai dengan bekerja adalah kebohongan belaka. alangkah baiknya apabila bekerja diiringi dengan berdoa. dan dari berdoa inilah kekuatan spritual seseorang akan tercapai. karena sisi spiritual seseorang akan lebih mempengaruhinya, ia berlaku sebagai pe-standar jiwa seseorang yang apabila ia dikemudian gagal, ia tidak mudah stres karena ia yakin itu semua adalah hikmah dan berkah dari Allah. begitu juga sebaliknya apabila ia sukses, ia akan senantiasa bersyukur dan tidak lalai. dan tidak setiap orang sukses itu bahagia. dan dari berdoa itulah sukses akan bersandingan dengan kebahagian baik dunia maupun akhirat.
0 komen:
Post a Comment