01 October 2009

for the BROKEN country -indonesia-.

want to say that it's the despised poems for the broken republic.
bukan, bukan puisi hina ini.
terlalu rendah untuk sebuah republik.
akan tetapi, it's the anthem for the broken state.
ini lagu kenegaraan.
karena ini adalah lagu kebangsaan, kenegaraan, dan untuk republik ini.

hanya nyanyian

yang nyata untuk sebuah pergerakan
pergerakan mengkritik negara ini.

kamerawan seni telah memotretnya secara profesional dengan sedikit efek pencahayaan-nya
pujangga seni telah menulisnya secara terpola dengan diksi2-nya
dan musisi seni telah melagukannya secara tegas dengan semua lirik2-nya
dan aku yakin, kamu menyukai-nya.
ini dia

Pernah kah lo denger mafia judi
Katanya banyak uang suap polisi
Tentara jadi pengawal pribadi



Apa lo tau mafia narkoba
Keluar masuk jadi bandar di penjara
Terhukum mati tapi bisa ditunda



Siapa yang tau mafia selangkangan
Tempatnya lendir-lendir berceceran
Uang jutaan bisa dapat perawan
Kacau balau … Kacau balau negaraku ini ..



Ada yang tau mafia peradilan
Tangan kanan hukum di kiri pidana
Dikasih uang habis perkara



Apa bener ada mafia pemilu
Entah gaptek apa manipulasi data
Ujungnya beli suara rakyat



Mau tau gak mafia di senayan
Kerjanya tukang buat peraturan
Bikin UUD ujung-ujungnya duit



Pernahkah gak denger teriakan Allahu Akbar
Pake peci tapi kelakuan barbar
Ngerusakin bar orang ditampar-tampar


.inilah lagu kebangsan mu itu. tak peduli. kami disini hanya ingin sebuah bukti, bukan janji.




wuaaaaa...  -ivil uvil (tak suka ipin upin, punya malingsia)-